Kelanawisata.id, Bantul - Berkelana di Jalan Bantul dari arah kota, coba tengok ke kanan. Gapura besar berwarna merah bata dengan patung kuda di samping kanan kirinya. Kawan Kelana sudah masuk ke area sentra gerabah Kasongan. Jika kawan sedang mencari destinasi yang memadukan kreativitas, tradisi, dan sentuhan estetik untuk mempercantik sudut rumah, maka tempat inilah yang cocok untuk menemukan barang tersebut.
Lokasi desa wisata Kasongan berjarak 8 Km dari Titik Nol KM Yogyakarta. Sentra gerabah Kasongan berlokasi di Dusun Kasongan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Lokasi Desa Wisata Kasongan menjadi destinasi utama bagi para pencinta seni dan kerajinan.
Awalnya, Kasongan merupakan wilayah persawahan. Ketika berkunjung ke Desa Kasongan, Kawan Kelana akan disuguhkan berbagai macam kerajinan gerabah yang dibuat oleh para pengrajin. Kerajinan di sini tidak hanya berupa peralatan rumah tangga seperti pot bunga, vas, atau kendi, tetapi juga berkembang menjadi seni ukir, patung, bahkan hiasan dinding yang unik. Dengan kreativitas tanpa batas, para pengrajin mampu mengubah tanah liat menjadi karya seni bernilai tinggi.
Para wisatawan juga dapat mencoba pengalaman langsung membuat gerabah di sini. Banyak sanggar dan toko yang menyediakan fasilitas bagi pengunjung untuk belajar memahat, membentuk, dan mewarnai gerabah. Setelah selesai, karya tersebut dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Selain itu, banyak toko yang menjual beragam kerajinan dengan harga bervariasi, mulai dari yang terjangkau hingga karya seni premium.
Saat mengunjungi Kasongan, jangan lewatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pengrajin. Mereka dengan senang hati akan menceritakan proses pembuatan gerabah, dari awal mengolah tanah liat hingga menjadi produk jadi yang indah. Pengalaman ini akan menambah wawasan dan membuat kunjunganmu lebih berkesan.
Waktu terbaik bagi Kawan Kelana untuk menyusuri lorong-lorong kreatif Kasongan adalah pada pagi hari sekitar pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Pada waktu ini, matahari belum terlalu terik, dan kawan bisa menyaksikan para perajin sedang sibuk-sibuknya menjemur karya mereka di depan bengkel kerja.
Berkunjung pada hari kerja sangat disarankan jika kawan ingin menikmati suasana yang lebih tenang dan leluasa berbincang dengan pemilik galeri. Namun, jika kawan datang di akhir pekan, suasana akan terasa lebih meriah dengan deretan gerai yang menawarkan berbagai diskon menarik bagi para pemburu dekorasi rumah.
Kawasan Sentra Gerabah Kasongan telah menggeliatkan perekonomian warga sekitar. Dari tanah liat menjadi guci dan aneka gerabah lainnya yang dapat menjadi pajangan rumah untuk menambah estetika tata ruang. Gerabah tersebut dibuat oleh warga sekitar dan menjadi salah satu kerajinan ekonomi kreatif dari Bantul.
Akses menuju galeri seni raksasa ini tergolong sangat mudah dan dekat dari pusat kota Yogyakarta. Dari area Malioboro, Kawan Kelana cukup berkendara ke arah Barat Selatan menyusuri Jalan Bantul sejauh kurang lebih 6 kilometer. Begitu kawan melihat sebuah gerbang megah berbentuk gapura dengan ornamen gerabah yang ikonik di sebelah kanan jalan, itu tandanya kawan telah sampai di ambang pintu kreativitas Kasongan. Kawan bisa menggunakan kendaraan pribadi, ojek online, maupun bus Trans Jogja untuk mencapai lokasi ini dalam waktu kurang dari 20 menit.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera siapkan ruang di bagasi kendaraanmu dan mari berkelana mendukung produk lokal yang mendunia. Berkunjung ke Kasongan bukan hanya soal berbelanja, tapi juga soal mengapresiasi ketekunan para perajin yang menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah arus modernisasi.